Minggu, 26 April 2015

Cara Mengubah Template Di Blog

Cara Mengganti Template Blog

1. Login ke Blogger. Ketik www.blogger.com di address bar browser Anda.
2. Klik menu Template / Tampilan di kiri bawah Dashborad Blog.

Cara Mengganti Template Blog

3. Klik menu Backup/Restore (Cadangkan/Pulihkan) di kanan atas Dashboard Blog.

Cara Mengganti Template Blog

4. Backup Template lama Anda (optional) dengan klik "Download Full Template".
Cara Mengganti Template Blog

5. Klik Choose File / Pilih File.

Cara Mengganti Template Blog

6. Anda akan dibawa menuju folder di komputer untuk menemukan file template blog. Klik file ekstensi XML yang sudah didownload/diekstrak, lalu klik "Open".

cara ganti template

7. Klik Upload (Unggah).

upload template blog baru

8.  Tunggu hingga selesai..... dan Beres! Selamat, tampilan blog Anda sudah berubah!

Minggu, 12 April 2015

Adm Perkantoran 10

Pengertian Administrasi Perkantoran Menurut Para Ahli

   Sebagian besar literatur menggunakan istilah administrasi perkantoran dan manajemen perkantoran  dengan pengertian yang sama. Hal ini dipertegas oleh pernyataan PBB (1969), bahwa keduanya sama, walaupun istilah administrasi lebih banyak digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan negara, sedangkan manajemen lebih banyak berhubungan dengan perusahaan.

Berikut ini adalah pengertian administrasi (manajemen) perkantoran menurut beberapa ahli:

# WH EVANS
Administrasi perkantoran merupakan fungsi yang menyangkut manajemen dan pengarahan semua tahap operasi perusahaan mengenai pengolahan bahan keterangan, komunikasi, dan ingatan organisasi

# ARTHUR GREGER
Administrasi perkantoran merupakan fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan warkat dari suatu organisani

# WILLIAM LEFFINGWELL & EDWIN ROBINSON
Administrasi perkantoran merupakan cabang ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran secara efisien, kapan, dan dimana pekerjaan itu harus dilakukan.

# GEORGE TERRY
Administrasi perkantoran merupakan perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan

# Dra. SUPARJATI
Administrasi perkantoran adalah proses kerja sma di dalam kantor untuk mencapai tujuan kantor yang telah ditetapkan sebelumnya dengan melaksanakan fungsi-fungsi manajemen

# KALLAUS & KEELING
Administrative office is the process of planning, organizing adn controlling all the information related activities and of leading or directing people to attain teh objective of the organization

    

Adm Perkantoran 9

Manajemen Administrasi Perkantoran

     Manajemen administrasi perkantoran merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.
Pengertian menurut para ahli
·                     George R. Terry
Manajemen perkantoran adalah perencanaan, pengendalian dan pengorganosaslan pekerjaan perkantoran, serta oenggerakan mereka yang melaksanakan agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan.
·                     William Leffingwell & Edwin Robinson
Manajemen Perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakkan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan lebih dahulu.
·                     Millis Geoffrey
Manajemen kantor adalah seni membimbing personil kantor dalam menggunakan sarana yang sesuai dengan lingkungannya demi mencapai tujuan yang ditetapkan
Dengan demikian, pada pokoknya manajemen perkantoran merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasi (mengatur dan menyusun), mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi dan mengendalikan (melakukan kontrol) sampai menyelenggarakan secara tertib sesuai tujuan mengenai sesuatu hal atau kegiatan. Hal atau sasaran yang terkena oleh rangkaian kegiatan itu pada umumnya ialah pekerjaan perkantoran (office work). Yang termasuk pekerjaan perkantoran diantaranya:

·                     mengetik (typing)
·                     menghitung (calculating)
·                     memeriksa (checking)
·                     menyimpan warkat/arsip (filing)
·                     menelepon (telephoning)
·                     menggandakan (duplicating)
·                     mengirim surat (mailing)
·                     dan kegiatan lain.


Aspek-aspek manajemen perkantoran
Dalam manajemen perkantoran terdapat berbagai fungsi yang meliputi rangkaian aktivitas antara lain:
·                     Manajemen dan pengarahan
·                     Tata laksana/penyelenggaraan
·                     Pelaksana secara efisien
·                     Manajemen
·                     Pengawasan
·                     Pengendalian dan pengawasan
·                     Pengarahan dan pengawasan
·                     Pengarahan
·                     Perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian

Faktor-faktor menurut Edwin Robinson menyebutkan :
·                     pegawai
·                     Material perlengkapan
·                     Persayaratan
·                     Metode

Sedangkan fungsi-fungsi yang terkait lainnya menurut H.Mac Donald (office management) bertalian dengan 6 hal yaitu :
·                     Kepegawaian perkantoran (office personel)
·                     Metode perkantoran (office methods)
·                     Perlengkapan perkantoran (office equipment)
·                     Faktor-faktor fisik dalam kantor (Physical factor)
·                     Biaya perkantoran (office costs)
·                     Haluan atau kebijakan perkantoran (office policies)

Perincian selengkapnya mengenai cakupan bidang kerja dalam manajemen perkantoran oleh Charles O Libbey meliputi :
·                     ruang perkantoran (office space)
·                     komunikasi (communications)
·                     kepegawaian kantor (office personnel)
·                     perabotan danperlengkapan kantor (furniture and equipment)
·                     peralatan dan mesin (appliance and machine)
·                     perbekalan dan alat tulis (supplies and stationery)
·                     metode (methods)
·                     tata warkat (records)
·                     kontrol pejabat pimpinan (executive controls)

Tujuan
Tujuan manajemen perkantoran menurut GR Terry dalam bukunya yang berjudul Office Management and Control, yaitu :
·                     Memberikan semua keterangan yang lengkap dan diperlukan siapa saja, kapan dan di mana hal itu diperlukan untuk pelaksanaan perusahaan secara efisien
·                     Memberikan catatan dan laporan yang cukup dengan biaya serendah-rendahnya.
·                     Membantu perusahaan memelihara persaingan.
·                     Memberikan pekerjaan ketatausahaan yang cermat
·                     Membuat catatan dengan biaya minimal

Kegiatan
Kegiatan manajemen administrasi antara lain :
1.                  Pengadministrasian seluruh kegiatan
2.                  Menginventarisasi peralatan kantor
3.                  Penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan manajemen.

4.                  Melakukan pengasrsipan data sehingga mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan. 

Adm Perkantoran 8


    Di masyarakat luas pekerjaan kantor biasanya juga disebut sebagai tatausaha. Tata usaha dirumuskan sebagai segenap rangkaian aktivitas menghimpun, mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim dan menyimpan keterangan-keterangan yang diperlukan dalam setiap organisasi. Jadi, tatausaha menurut intinya adalah tugas pelayanan disekitar keterangan-keterangan yang berwujud 6 pola perbuatan:

  1. Menghimpun : Merupakan kegiatan-kegiatan mencari dan mengusahakan tersediannya segala keterangan yang tadinya belum ada atau berserakan dimana-mana sehingga siap untuk dipergunakan bila mana diperlukan.
  2. Mencatat : Merupakan kegiatan membubuhkan dengan berbagai peralatan tulis keterangan-keterangan yang diperlukan sehingga berupa tulisan yang dapat dibaca, dikirim, dan disimpan.
  3. Mengolah : Merupakan macam-macam kegiatan dengan mengerjakan keterangan-keterangan dengan maksud menyajikannya dalam bentuk yang lebih berguna.
  4. Menggandakan : Merupakan kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan.
  5. Mengirim : Merupakan kegiatan menyampaikan dengan berbagai cara dan alat dari satu pihak kepada pihak lainnya
  6. Menyimpan : Merupakan kegiatan menaruh dengan berbagai cara dan alat ditempat tertentu yang aman.
Menurut William Leffingwell dan Edwin Robinson, pekerjaan perkantoran dapat diperinci dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1. Menerima pesanan-pesanan, mengantarkan dan mengirimkannya dengan kapal.
2. Membuat rekening
3. Surat-menyurat, mendikte, mengetik
4. Menyimpan warkat
5. Menyampaikan hutang dan mengumpulkan perhitungan yang belum terselesaikan.
6. Mengurus, membagi, dan mengirimkan surat pos
7. Pekerjaan memperbanyak warkat dan membubuhkan alamat
8. Macam-macam pekerjaan seperti menelepon, menerima tamu, pekerjaan pesuruh
9. Tugas-tugas khusus dengan maksud untuk menyederhanakan sistem, menghapus pekerjaan yang tidak perlu.
10. Membuat warkat-warkat, mencatat data yang diinginkan.
(Gie, The Liang, 2007: Hal 14-16)
( Gie, The Liang. 2007. Administrasi Perkantoran Modern Edisi Keempat – Dengan Tamabahan. Yogyakarta: Liberty)
 Macam – macam pekerjaan kantor menurut Prajudi Atmosudirodjo digolongkan menjadi 4 macam yaitu :
  1. Segala macam pekerjaan yang bersifat komunikasi
Terdiri dari : rapat briefing, musyawarah, pertemuan, wawancara, konfrensi, korespondensi.
  2. Segala macam pekerjaan yang bersifat registrasi
Terdiri dari : agenda surat, filing, recording, dokumentasi, perpustakaan, film mikro, perekaman tape.
  3. Segala macam pekerjaan komputasi
Terdiri atas : analisis data, data processing, penyusunan table, daftar, ikhtisar, grafik, statistik, penyusunan laporan.
  4. Segala macam pekerjaan yang bersifat informasi
Terdiri dari : pengumpulan data, pemberian peringatan, survey, riset, inspeksi, pemberian keterangan

Adm Perkantoran 7

Program Keahlian ADMINISTRASI PERKANTORAN

Tujuan Program Keahlian Administrasi Perkantoran
1.                  Memasuki lapangan kerja serta dapat mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian bisnis dan manjemen, khusus sekretaris.
2.                  Mampu memilih karier, mampu berkompetisi dan mampu mengembangkan diri dalam lingkup keahlian bisnis dan manjemen, khusus sekretaris.
3.                  Menjadi tenaga kerja tingkat menengah untuk mengsi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang dalam lingkup keahlian bisnis dan manajemen.
4.                  Menjadi warga negara yang produktif, adaptif dan kreatif.
                                   
Kompetensi Tamatan

   Tamatan program keahlian Administrasi Perkantoran dapat menampilkan diri sebagai manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Kompetensi produktif yang dimilki tamatan program keahlian Administrasi Perkantoran adalah seperti tercantum pada profil kompetensi tamatan berikut :
1.                  Melaksanakan pelayanan prima
2.                  Membuka usaha berskala kecil
3.                  Mengerjakan siklus akuntansi untuk perusahaan jasa dan dagang skala kecil
4.                  Mengetik berbagai naskah / dokumen
5.                  Membuat surat niaga dan menerapkan system kerasipan
6.                  Mengelola administrasi Kantor
7.                  Mampu mengerjakan pekerjaan Sekretaris,diantaranya
8.                  Menangani telepon
9.                  Menangani tamu
10.              Mengelola kas kecil       
11.              Menangani alat tulis dan perlengkapan kantor
12.              Menangani dikte dalam bahasa Inggris
13.              Mengatur pertemuan/ rapat
14.              Mengelola dokumen
15.              Mengatur jadwal kegiatan pimpinan
16.              Menangani laporan
             17. Menangani kegiatan humas dan keprotokolan

Adm Perkantoran 6


           Program keahlian Administrasi Perkantoran termasuk salah satu dari bidang keahlian Bisnis dan manajemen. Jabatan tamatan program keahlian administrasi perkantoran adalah sekretaris yunior, dalam lingkup sekretaris. 

Tujuan program keahlian administrasi perkantoran secara umum adalah sebagai berikut:
·         Menerapkan dan mengembakan kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis dengan relasi dengan memperhatikan norma dan lingkungan masyarakat.
·         Menerapkan dan mengembangkan kemampuan teknologi informasi untuk melaksanakan tugas secara efektif dan efisien.
·         Menerapkan dan mengembangkan kemampuan untuk merencanakan, melaksanakan, mengorganisasi dan mengevaluasi tugas yangmenjadi tanggungjawabnya.
·         Menerapkan dan mengembangkan kemampuan dalam mengelola surat/dokumen sesuai standar operasi dan prosedur untuk mendukung tugas pokok lembaga.
·         Menerapkan dan mengembangkan pelayanan terhadap relasi sehingga diperoleh manfaat masing-masing pihak.

·         Menerapkan dan mengembangkan kemampuan mengelola administrasi keuangan sehingga segala aspek keuangan dapat dilaporkan dan dipertanggungjawabkan.

Adm Perkantoran 5

Otomatisasi Perkantoran

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia otomatisasi berarti penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara otomatis melakukan dan mengatur pekerjaan sehingga tidak memerlukan lagi pengawasan manusia.

Otomatisasi kantor adalah penggunaan alat elektronik untuk memudahkan komunikasi formal dan informal terutama berkaitan antara komunikasi informal dengan orang-orang di dalam dan di luar perusahaan untuk meningkatkan produktivitasnya.

Waluyo menjelaskan bahwa era otomatisasi perkantoran dimulai bersamaan dengan berkembangnya teknologi informasi, penggunaan perangkat komputer untuk keperluan perkantoran.

Sistem otomatisai kantor didefenisiskan sebagai sistem informasi berbasis teknologi komunikasi yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusika pesan, dokumen dan komunikasi elektronik lainnya antar individu, kelompok kerja dan organisasi.

Otomatisasi kantor terdiri atas semua sistem elektronik formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi informasi kepada dan dari orang yang berada di dalam maupun di luar perusahaan. Orang yang berada dalam satu kantor dapat menggunakan otomatisasi kantor untuk berkomunikasi dengan orang yang berada dalam kantor perusahaan lain. Berikut konsep dari otomatisasi kantor:
1.       Proses yang terjadi di perkantoran seperti halnya proses manufaktur selalu mengarah ke otomatisasi.
2.       Otomatisasi kantor berevolusi dari aplikasi-aplikasi yang terpisah tanpa rencana menuju aplikasi yang terencanan dan terpadu.
3.       Otomatisasi kantor memudahkan penerimaan dan pengiriman informasi.
4.       Otomatisasi kantor memberikan keuntungan lebih besar melalui pengambilan keputusan yang lebih baik
5.       Otomatisasi kantor sebagai pelengkap bagi metode komunikasi tradisional bukan sebagai pengganti.

Manfaat Otomatisasi Perkantoran

Otomatisasi kantor terkait dengan berbagai komponen dalam menangani informasi mulai dari input hingga distribusi dengan memanfaatkan bantuan teknologi secara optimal dan campur tangan manusia secara minimal. Berikut ini beberapa manfaat yang diperoleh perusahaan dalam pemanfaatkan sistem otomatisasi perkantoran:
1.       Menyelesaikan pekerjaan kantor dengan lebih cepat
2.       Mengurangi kebutuhan akan staf dalam jumlah besar
3.       Memerlukan sedikit tempat menyimpan data
4.       Beberapa orang dapat memperbarui data secara bersamaan dalam hal perubahan jadwal

Tujuan Otomatisasi Perkantoran

Otomatisasi kantor mempunyai tujuan sebagai berikut:
1.       Penggabungan penerapan tekonologi
2.       memperbaiki proses pelaksanaan pekerjaan di kantor
3.       Meningkatkan produktifitas dan efektivitas pekerjaan
4.       Otomatisasi kantor memberikan kemampuan antar manajer untuk saling melakukan komunikasi dengan lebih baik dalam memecahkan masalah.
5.       Peningkatan komunikasi dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat.
Untuk tujuan yang lebih rinci untuk masa kini adalah sebagai berikut:
1.       Pendapatan yang lebih tinggi dengan biaya yang lebih murah
2.       Komputer menunda penambahan tenaga pegawai akibat beban pekerjaan yang meningkat karena kemampuan komputer yang fleksibel
3.       Pemecahan masalah kolompok atau tim
4.       Cara otomatisasi kantor berkontribusi pada komunikasi ke dan dari manajer membuatnya sangat cocok diterapkan untuk memecahkan masalah.
5.       Dapat digunakan sebagai pelengkap bukan pengganti

6.       Sebagai suatu cara komunikasi bisnis, otomatisasi kantor bukan tanpa keterbatasan, tetapi otomatisasi kantor tidak akan dapat menggantikan semua komunikasi interpersonal tradisional seperti percakapan tatap muka, percakapan telefon, pesan tertulis pada memo, dan sejenisnya.